wayjeparanegriku

Just another WordPress.com site

Akhlak Rosulullah Saw

AHLAK RASULULLAH SAW.

Dari Imam Ahmad, Al Hakim, dan Al Baihaqi dan Abu Hurairah Ra, bahwa Rasulullah Saw. Bersabda: Innama bu’its tu liut tamima makarimal akhlaq: sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulila”

Dari Abu Daud dan Rirmizdi dan Abu Hurairah bahwa Rasul bersabda: orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya diantara mereka.

PASAL I
PERKAWINAN IDEAL DAN KAITANNYA DENGAN PENDIDIKAN

1. Perkawinan sebagai fitrah insani:barang siapa yang mampu menikah namun ia tidak menikah maka ia tidak termasuk golonganku.
2. perkawinan sebagai kemaslahatan social:
– melindungi kelangsungan species manusia. QS 16;72 dan QS 4:1
– Melindungi keturunan
– Melindungi masyarakat dari dekadensi moral
– Melindungi masyarakat dari penyakit
– Menumbuhkan ketentraman rohani dan jiwa.
– Kerjasama dalam membina dan mendidik anak.
– Menumbuhkembangkan rasa kebapakan dan keibuan.
3. perkawinan selektif: berdasarkan agamanya, keturunan dan kemuliaan, mengutamakan orang jauh bukan kerabat.mengutamakan gadis bukan janda. Mengutamakan menikah dengan wanita subur

PASAL II
PERASAAN PSIKOLOGIS TERHADAP ANAK

1. Orang tua secara fitrah akan mencintai anak.Al Isra:16, Al Furqan:74
2. kasih saying terhadap anak merupakan anugerah allah terhada Hamba, Allah menjadikan kasih saying di dalam hati orang-orang yang dikehendaki-Nya dari para hamba-Nya. Dan sesungguhnya Allah hanya mengasihi hamba-hamba-Nya yang suka mengasihi.
3. membenci anak perempuan sebagai perbuatan jahiliyah.Qs16:58-59.
4. keutamaan orang yang tabah dalam menghadapi kematian anaknyaQS 9:24.
5. menghukum/ memboikot anak untuk pendidikan, dibolehkan dengan lembut.

PASAL III
HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN KELAHIRAN ANAK

YANG HARUS DILAKUKAN PENDIDIK SAAT KELALLHIRAN ANAK
• Memberikan ucapan selamat, turut bergembira qs Huud:69-71, maryam:7
• Mengumandangkan azan
• Mentahnik/ mengosok langit-langit bayi dengan kurma yang telah dimamah
• Mencukur rambut
• Memberi nama yang baik (Abdullah, Abdul rahmah nama yang paliing dsukai Allah)
• Sunnah menggabungkan nama anak dengan bapaknya
• Mengakikahkan
• Di khitan

PASAL KE IV
SEBAB-SEBAB KENAKALAN PADA ANAK
1. kemiskinan
2.Disharmoni ibu dan bapak
3. perceraian.
4. waktu senggang yang menyita masa anak dan masa remaja
5. Pergaulan negative
6. teman yang jahat.
7. buruknya perlakuan orang tua terhadap anak.
8. film-film sadis dan forno.
9. keteledoran orang tua.
10. bencana keyatiman

BAB I
TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN IMAN

1. membuka kehidupan anak dengan kalimat La illahaillallah
2. mengenalkan hokum halal haram
3. menyuruh dan melatih anak untuk beribadah umur 7 tahun.

BAB II
TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN MORAL

MEMPERBAIKI ANAK YANG:
1. suka berbohong : hal 200
2. suka mencuri: hal 204
3. suka mencela dan mencemooh: hal 207
4. menghindari peniruan dan taklid buta: hal 212
5. tidak larut dalam kesenangan hal 214
6. tidak mendengarkan musik dan lagu-lalgu porno
7. tidak bergaya menyerupai lawan jenis. Hal 218
8. tidak bepergian, pamer diri dan memandang hal-hal yang dilarang.

BAB III
TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN FISIK

1. Memberi nafkah bagi keluarga Qs : 2:233
2. mengikuti aturan-aturan yang sehat dalam makan, minum dan tidur: Tidak ada suatu tempat yang paling buruk yang dipenuhi oleh anak adam dari perutnya. Cukuplah bagi anak adam beberapa suap saja, asal dapat menegakkan tulang rusuknya. Tetapi apabila terpaksa melakukannya, maka hendaknya sepertiga dari perutnya diiisi dengan makanan, sepertiga dengan air dan sepertiga lagi untuk pernafasan.
Janganlah kalian minum dengan sekali teguk seperti minumnya unta, tetapi hendaklah minum dengan beberapa teguk. Ucapkan bismllah ketika hendak minum dan ucapkan alhamdullillah.
Apabila kamu hendak tidur, maka berwudulah sebagaimana wudhu dalam shalat, kemudan berbaringlah disebelah sisi badanmu sebelah kanan dan ucapkan, ya allah userahkan jiwaku kepadamu, kuhadapkan wajahku kepadaMu, keletakkan urusanku kepadaMu dan kusandarkan punggungku kepadaMU………..
3. mellindungi diri dari penakit menular: Jangan sekali-kali orang sakit mendatangi orang-orang yang sehat.
4. pengobatan terhadap penyakit
5. tidak boleh menyakiti diri sendiri dan orang lain.
6. Membiasakan anak berolah raga dan bermain ketangkasan: Berenang, berkuda dan memanah.
7. Membasakan anak untuk zuhud dan tidak larut dalam kenikmatan.
8. Membiasakan anak bersikap tegas dan menjauhkan diri dari pengangguran, penyimpangan, dan kenakalan.: Segala sesuatu yang tidak berkaitan dengan menyebut nama Allah, hanyalah senda gurau belaka, kecuali empat perkara: berjalannya seseorang antara dua tujuan untuk memanah, berlatih menunggang kuda, bermain dengan keluarganya dan belajar berenang.
9. minum-minuman keras dan narkotika: dapat membahayakan akal, ekonomi, kejiwaan, moral dan social. Hukumnya haram QS 5:90-91.hadits Abu dawud: Allah melaknat khamar beserta peminumnya, penuangnya, pembelinya, penjualnya, pemerasnya, yang membantu memeraskannya, pembawanya dan pengangkutnya.

BAB IV
PENDIDIKAN RASIO/ AKAL

1. Kewajiban mengajar: niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Qs al Mujadillah:11
2. menumbuhkan kesadaran berfikir: dari Tabrani dari Ali bin Abi ‘thalib: didiklah anak-anak kalian pada tiga hal: cintailah nabi kalia, keluarganya dan bacalah al Qur’an.

BAB V
TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN KEJIWAAN

1. Sikap minder: hendaklah kalian benar-benar malu kepada Allah. Kami berkata, sesungguhnya kami malu kepada Allah, wahai Rasulullah, dan segala puji bagi Allah. Beliau bersabda, bukan itu. Malu kepada Allah yang benar-benar adalah, hendaknya engkau memelihara kepala dan apa yang didengarkannya, perut dan apa yang dimuatnya, mengingat maut dan cobaan. Dan barang siapa menginginkan kehidupan akhirat, maka ia harus meninggalkan perhiasan dunia dan mengutamakan akhirat dari pada dunia. Barang siapa melakukan semua itu, maka ia telah malu kepada allah dengan benar.(HR Tirmizdi).
2. penakut: sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, maka ia berkeluh kesah, dan apalila ia mendapatkan kebaikan, maka ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat dan mereka tetap mengerjakan shalatnya. QS Al Ma arij:12-23.
3. rendah diri: factor-faktornya; hinan celaan, dimanja berlebihan, pilih kasih, cacat jasmani yatim, miskin.: jauhilah kehidupan mewah dari kalian, karena hamba-hamba Allah itu bukanlah orang-orang yang bermewah-mewahan. (HR. Imam ahmad).

BAB V
TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN SOSIAL

1. Penanaman takwa, persaudaraan: Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara…. AL Hujurat: 10.
2. kasih sayang: orang- orang yang mengasihi akan dikasihi oleh Allah Yang Maha Pengasih. Kasihilah oleh kalian siapa yang ada dibumi, niscaya kalian akan dikasihi oleh ayang ada dilangit. (HR. Tirmizdi, Abu Dawud).
3. mengutamakan orang lain. Al Hasr:10.
4. Memberi maaaf QS 2:237.
5. Keberanian QS 3:144
6. memelihara hak orang lain:hak rang tua, saudara/ kerabat,QS 4:36.
7. memelihara hak terhadap guru: tidak termasuk umatku orang yang tidak menghormati orang yang lebih tua dari kami, tidak mengasihi orang yang lebih kecil dari kami dan tidak mengetahui hak orang alim/ berilmu dari kami. HR. Ahmad, Tabrani, Hakim
8. hak terhadap teman: jangan engkau berteman kecuali dengan orang mukmin. Dan janganlah ada yang memakan makananmu, kecuali orang-orang yang bertakwa.(HR. Abu dawud dan Tirmizdi.). hak lain terhadap teman: mengucapkan salam bila bertemu, menjenguk yang sakit.

Etika makan dan minum:
1. mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
2. membaca basmalah dan hamdalah.
3. tidak mencela makanan
4. makan dengan tangan kanan, mengambil makanan yang dekat
5. tidak makan sambil bersandar.
6. dianjurkan berbincang-bincang sambil makan
7. mendoakan tuan rumah seusai makan.
8. mendahulukan orang yang lebih tua.
9. tidak menyia-nyiakan nikmat.
10. makruh minum langsung dari mulut bejana
11. makruh bernafas didalam bbejana/ teko/ tempat minum.
12. tidak makan dan minum tidak terlalu kenyang.

Etika memberi salam:
1. memerintahkan mengucapkan salam QS 24:27
2. mengajarkan cara memberi salam
3. mengajarkan etika salam: orang yang berkendaraan memberi salam kepada yang berjalan, orang yang berjalan memberi salam kepada yang duduk dst….
4. tidak boleh dengan memberi isyarat jari jemari/ telapak tangan atau dengan anggukan kepala.
5. apabila non muslim memberi salam, maka jawabnya: Wa’alaikum.
6. memulai salam adalah sunnah sedangkan menjawab adalah wajib.
7. pendidik harus memulai salam kepada anak-anak.

Etika meminta ijin:
1. memberi salam dulu kemudian meminta ijin.
2. memberitahukan nama/ julukan: saya Anita….!
3. tidak mengetuk pintu dengan keras.
4. tidak menghadap ke pintu (harus dipalingkan muka ke samping)
5. menjauh dari pintu.
6. pulang ketika tidak diijinkan.

Etika didalam majelis:
1. berjabat tangan dengan orang yang ditemui (wanita-sesama wanita)
2. duduk ditempat yang telah ditentukan tuan rumah.
3. duduk sejajar dengan hal layak.
4. dilarang duduk diantara dua orang kecuali atas ijin keduanya.
5. orang yang terakhir duduk di tempat terakhir.
6. dilarang duduk ditempat duduk orang yang ditinggalkan.
7. dilarang berbisik-bisisk, meningggalkan orang ke tiga.
8. meminta ijin sebelum keluar majelis.
9. membaca doa kafaratul majelis.

Etika berbicara:
1. dengan bahasa yang fasih.
2. tidak tergesa-gesa
3. dilarang memaksakan diri untuk berbicara fasih.
4. berbicara harus dapat dipahami.
5. jangan mempersingkat/ memperpanjang pembicaraan.
6. pandangan harus tertuju kepada hadirin.
7. memberi kelonggaran kepada hadirin ketika berbicara

etika bergurau:
1. tidak berlebihan
2. tidak menyakiti seseorangmenghindari kebohongan/ kebatilan
3. tidak mempermainkan kalimat allah dan al quran.

Etika mengucapkan selamat:
1. menampakkan kegembiaraan kketika memberi selamat
2. dengan bahasa yang lembut.
3. Untuk orang yang melahirkan
4. untuk orang yang menikah
5. untuk orang yang pulang haji.
6. untuk orang yang baru datang berjihad.ucapan pada hari raya id fitri dan id adha.
7. untuk orang yang berbuat baik
8. mengucapkan selamat dan saling memberi hadiah.

Etka mengunjungi orang sakit:
1. segera menjenguknya
2. lamanya waktu berkunjung. (jarang-jarang saja)mendoakan yang sakit
3. menyuruh berdoa kepada yang sakit, dengan doa yang matsur’
4. bertanya keadaannya.
5. duduk didekat kepala si orang yang sakit.
6. menengangkan jiwa si orang yang sakit.
7. anjran kepada pengunjung untuk meminta doa dari s sakit.
8. mengingatkan kalimat La ila ha illallah.

Etika bersin dan menguap:
1. mengucap hamdalah,
2. menjawab dengan yarhamukallah
3. dijawab lagi dengan yagfirlah yahdikumullah yuslihu balakum
4. jangan mendoakan orang bersin jika dia tidak mengucapkan doa.
5. menutup mulut.
6. dilarang mendoakan wanita muda yang bukan mukrim.
7. menahan menguap sebisa mungkin.
8. menutup mulut dengan tangan ketika menguap.
9. makruh mengeraskan suara ketika menguap,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: