wayjeparanegriku

Just another WordPress.com site

fikh dakwah muslimah

FIQH DAKWAH MUSLIMAH
(RINNGKASAN)
Pengarang
Drs. ALI ABDUL HAMID HALIM MAHMUD

BAB I
WANITA DALAM PERADABAN KUNO

1. WANITA DLM PERADABAN MESIR KUNO
• Di istana-istana raja mengawini saudara kandungnya, atau anak kandungnya, kerabat dekatnya, tawanan-tawanan wanita, gadis-gadis yang mempersembahkan diri untuk raja
• Kaum wanita lah yang melamar laki-laki.
• Pembicaraan tentang sek begitu vulgar.
• Kuburan-kuburan yang dipersembahkan bagi orang yang mati sebagai hiburan bagi mereka.
• Lapisan masyarakat menengah keatas, menerima penari-penari telanjang.
• Perilaku seks sudah tidak asing lagi di pesta-pesta perayaan.,
• Perbuatan tidak senonoh mendapat berkah dari pihak gereja
• Wanita bebas bersoleh, mewarnai kukunya, berpakaian seperti telanjang, hanya mentupi antara pusar dan lututnya.
• Namun tetap berhak diberi warisan.
• Wanta yang terhormat boleh pergi ke pasar dan membeli segala kebutuhannya tanpa di awasi dan dibekali senjata tajam.
• Wanita pada masa ini memotong rambutnya cepak.

2. WANITA DALAM PERADABAN BABYLONIA(Pertanian,industri, arsitektur, penulisan, sastra) DAN ASYIRIYAH (militer)
• Sudah menjadi keharusan wanita babylonia duduk di kuil sebagai dewi kecantikan.
• Pelacuran bertebarna ditoko-toko. Toko-toko penuh dengan wanita
• Wanita diperjual belikan, dibawa ke suatu tempat yang telah dikelilingi kaum laki-laki, yang paling cantik ditawakan dengan harga malal, dan seterusnya.
• Seks pra nikah lajim dilakukan antara kedua belah phak kapan seja mereka suka.
• Bila suamim meninggalkan istri karena tugas atau yang lainnya tanpa meinggalkan harta, maka istri boleh hidup dengan laki-laki lain tanpa diatur oleh undang-undang hingga suaminya resmmi kembali.
• Masalah cerai adalah hak suami.
• Jika istri berkata aku bukanlah istrimu, maka suami wajib membunuhnya.
• Istri bertugas menyelesaikan pekerjaan rumah yang menumpuk dan berat-berat.
• Jika tidak ada makanan/ akan kelaparan, maka suami mencekik istrinya masing masing agar tidak mati kelaparan.
• Wanita-2 keluarga terhormat boleh menampakkan kecantikannya hingga laki-laki mengawininya.
• Pada masa Asyiria, dibuatnya perundang-undangan tentang sangsi bagi seorang istri yang memukul suaminya.
• Berlakunya peraturan yang tegas terhadap istri padahal tidak ada dalam UU perkawinan.
• Tidak boleh keluar rumah tanpa memakai hijab.
• Perbuatan mesum para gadis, diberi keleluasaan UU< seperti di Indonesia.
• Aborsi adalah suatu kejahatan yang pelakunya dihukum mati.
• Wannita yang meninggal lantaran menggugurkan kandungan, ,maka dibakar.
• Istri tinggal dirumah ayahnya, dan suami harus mengunjunginya dari waktu ke waktu.

3. WANITA DALAM PERADABAN INDIA
• Menghormati brahmana/ kasta
• Mengkultuskan api
• Wajib membatasi keturunan
• Aborsi adalah tindakan criminal
• Mengawinkan anak dibawah usia perkawinan, adalah suatu keharusan.
• Pemuda lajang akan dikucilkan oleh masyarakat.
• Wanita tidak berhak menentukan sendiri calon suaminya
• Wanita2 wajib menjadi pelayan Tuhan,/ pelayan kuil
• Wanita akan menjadi pelacur terang-terangan (pelacur suci) dengan tokoh2 (Dukun Brahmana)
• Wanita punya kewajiban dikuil yaitu berdansa, bernyanyi 2X dalam sehari untuk membangkitkan syahwat.
• UU India melarang perkawinan dengan 8 Macam (perkawinan merampas, dengan kecintaan, dengan cara membeli, menikahkan anak2 dibawah umur atas perintah orang tuanya, menikah lebih dari sat orang.
• Wanita lebih hina dan tunduk kepada laki2 meski itu ibu kandungnya.
• Wanita harus tunduk terhadap cinta suaminya, meski hatinya berontak/ tak cinta.
• Belajar adalah haram bagi wanita.
• Jika wanita jadi istri brahmana maka harus dijauhkan dari belajar filsafat.
• Seorang istri tidak dibenarkan meminta cerai, karena alasan apapun.
• Seorang istri harus melemparkan diri kedalam api agar terbakar, diatas api yang disiapkan untuk jenasah suaminya. (disebut SUTI).mbukti ikatan keabadian.
4. WANITA DALAM PERADABAN CINA (puisi, seni tembikar, ukir) DAN JEPANG
• Jika keluarga punya anak banyak, istrilah yang menanggung segala kebutuhan
• Wanita sebaga pemuas nafsu seks laki2.
• Dipersiapkan kusus tempat untuk praktik zina
• Seorang gadis tidak boleh melihat calon suaminya, akan hidup dirumah mertua
• Suami berhak menjual istrinya
• Istri hanya melanyani suami dimeja makan, tidak boleh makan bersama.
• Tawanan perang dijadikan untuk menambah keturunan. Beristri lebih dari satu.
• Sebab murahnya wanita adalah jika tidak bisa melahirkan anak laki2
• Wanita tidak berhak mencintai dan dicintai.
• Membujang merupakan tindakan criminal.
• Kecantikan wanita tidak menjadikan wanita itu terhormat dihadapan suami.
• Wanita tidak punya hak untuk minta cerai,
• Jika wanita menikah dengan orang yang dicintainya, maka ia harus hidup selamanya dengan suaminya, begitu juga sebaliknya jika wanita menikah dengan wuammi yang tidak dicintainya, maka ia harus hidup selamanya sengan suaminya.
• Dalam peradaban Jepang, wanita harus terjun kedunia pelacuran, memoles kehormatan dengan kata-kata yang indah.
• Jika mendapati istri selingkuh maka, suami harus membunuh istri dan selingkuhannya, jika tidak maka si suami yang berhak mati.
• Jika istri cerewet dan bersuara keras maka wajib diceraikan, tapi jika suami yang berwatak jelek, istri harus menyayanginya.
• Ayah menyuruh anak gadisnya menjadi pelacur dengan izin Negara, suami sering kumpul kebbo dengan gadis-gadis Gaisya (wanita yang pandai seni).

5. WANITA DALAM PERADABAN PERANCIS
• Raja berhak membunuh siapa saja tanpa sebab apapun.
• Peradaban keras dan otoriter.
• Orang yang melakukan masturbasi denngan tangannya dicambuk, orang yang homosek dibunuh.
• Menolak perbuatan zina
• Wanita sebagai makhluk yang menyenangkan, dan berhak mendapatkan hak-haknya.
• Membawa lari wanita: merupakan tindak kejahatan, tetepi tidak perlu dibela keduanya.
• Dibuatnya Peraturan pernikahan anak dibawah umur, ayah boleh menikahi saudaranya/ anaknya, ibu kandungnya.
• A da UU tentang motivasi agar tidak terlalu lama jadi gadis.
• Untuk mempernyak keturunan maka, Raja memelihara pergundikan yang cantik2. hal ini menjadi symbol kekayaan dan kemuliaan, dan diatur oleh UU.
• Wanita2 haid harus mengisolir diri, tidak boleh melihat dan dilihat orang, tidak dikasih makan, tidak boleh duduk dengan seorangpun.
• Wanita boleh ikhtilat/ bercampur baur dengan laki2.
• Wanita yang sudah nikah dilarang melihat laki2 manapun
• Wanita yang hamil dari hasil zina, maka tidak apa2 dan dimaafkan.
• Para gundik dijadikan sebagai penghibur para tamu guna dinikmati.

6. WANITA DALAM PERADABAN YUNANI (era pejuang)
• Wanita tidak sedkitpun mengenal hijab/ jilbab
• Bebas untuk berbaur dengan laki2
• Proses pernikahan dengan cara membeli.
• Wanita menjadi terhormat bila melahirkan banyak anak.
• Hubungan seksual lterjadi pada masa saling sinta.
• Hari2 besar agama dijadikan untuk membebaskan diri dari jeratan hubungan seksual
• UU Yunani membolehkan seks dengan teman/ sahabat, masyarakat tidak mengangapnya sebagai aib.
• Wajib pajak bagi para pelacur
• Para pelacur melakukan maksiatnya dirumah mereka.
• Wanita2 bernyanyi diatas panggung, dansa dan diberengi dengan perzinaan
• Ada lagi wanita2 telanjang dengan upah murah.
• Suami berhak menceraikan istrinya tanpa sebab apapun
• Seorang suami yang mandul berhak minta tolong pada kerabatnya untuk menggauli istrinya.jika punya anak maka harus dinisbahkan kepada suamii yang mandul tadi
• Ungkapan pada masa Yunani:” Wanita pelajur sebagai pemuas kenikmatan dan menyenangkan, dan disukai,, sedang istri sebagai wanita yang melahirkan anak-anaknya.

7. WANIITA DALAM PERADABAN YUNANI
Masa Stoicism
• Wanita tidak mendapatkan hak-hak sebagai warga Negara.
• Pelacur tidak banyak pada periode iniwanita harus memakai busana seorang ibu, inilah symbol istri yang terhrmat.
• Perkawinan ada 3 cara: wanita dibawah kekuasaan suami dan mertua, perkawinan dengan perayaan agama, perkawinan dengan persetujuan pengantin dan tidak memerlukan perayaan agama.
• Wanita yang melakukan jina dan mencuri kunci gudang dihukum mati.
• Atau 2 kejahatan lain
• Wanita haram tampil di hadapan hakim dalam suatu perkara.
• Bila suami meninggal wanita tidak mewarisi harta suamim, dan tidak ada hak untuk menuntutnya.
• Wanita dalam pengawasan laki2 dalam sepanjang hidupnya.
Masa Epicureansims
• Bila wanita melahirkan anak perempuan, maka suami berhak membunuh bayi, begitupun bila lahir bayi laku2 buruk rupa.
• Ayah berhak menjual anak laki2 sebagai budak, kekuasaan ayah turun pada anak laki2 sulung.
• Mengaruskan kaum laki berhubungan dengan pelacur. Pelacur harus terima upah murah, diatur UU
• Ada juga wanita yang dikususkan untuk bernyanyi, berpuisi dalam suatu tempat, semua wanita tumpah ruah kesana juga laki2 nya yang banyaknya seperti bintang dilangit.
• Homoseks bukan perbuatan tercela/ aib.
• Zina dimana-mana, perselingkuhan merebak dikalangan para istri.
• Larut dalam nyanyian, dansa dan nikah kontrak.

8. WANITA DALAM PERADABAN YAHUDI
• Keluarga adalah sebuah system ekonomi dan politik yang melebihi sebuah system social.
• Anak laki2 sulung adalah yang berkuasa, semua anggota keluarga tuntuk padanya.
• Anak2 gadis berhak untuk dijual sebelum rusak (menikah), untuk dijadikan budak2.
• Ayah dapat menikahkan anak gadisnya tanpa persetujuan anak gadisnya,jika melawan maka akan hancur.
• Seorang istri harus tunduk kepada suaminya.
• Membujang adalah tindakan criminal. Menikah wajib setelah umur 20 tahun.
• Wanita yang mandul dan wanita perawan yang tidak mau nikah dihukum dera.
• Aborsi adalah tindakan criminal, hina dan kufur.
• Seorang wanita harus mengecek keperawanannya dihari pernikahannya, jika tidak maka ia akan dirajam sampai mati.
• Homosek tersebar luas dikalangan Yahudi.
• Aturan tidak mengharamkan hubungan seks dengan pelacur asing.
• Jumlah pelacur sangat besar, kuil dipenuhi perbuatan fasik dan dosa.
• Banyak pernikahan dengan cara membeli atau menculik.
• Menikah dengan para tawanan perempuan sudah demikian popular.
• Istri disebut Bulah yaitu dalam penguasaan suami dan atas kehendaknya.
• Seorang laki2 harus menikah dengan janda dari saudaranya bila saudaranya meninggal.
• Hak cerai milik suami.
• Wanita adalah perhiasan bagi laki2 dan milik baginya.

9. WANITA DALAM PERADABAN MASEHI (KRISTEN)
• Hubungan seksual di luar nikah banyak terjadi di masyarakat, tanpa ada kesan bahwa Masehi melarangnya.
• Takwa dalam akhir pecan bisa mencuci kesalahan/ dosa dalam seminggu.
• Banyak wanita2 diculik, namun dinyatakan bukan tindakan criminal yang pelakunya tidak dikenakan hukuman.
• Perbuatan keji banyak terjadi dalam gereja, ada yang bercerita”sesungguhnya dua malaikat bersenangg-senang dengan perbuatan para pendosa wanita yang dilakukan ddalam gerejaketika waktu sembahyang yang sacral, yaitu pada hari Kamis saat kenaikan Isa Al Masih ditengah-tengah puasa mereka. Mereka adalah orang2 yang terhormat yang gemar tidur, karena mereka berpuas ria dengan makan yang lahap dan para pelacur. Mereka saling bertukar pasangan dalalm melampiaskan nafsu syahwatnya.
• Anak2 tidak diperbolehkan bermain2 dalam kawasan Masehi. Sebagian anak hasil zinan menjadi pahlawan .
• Setiap pasukan perang diikuti oleh rombongan pelacur.
• Pernnikahan merupakan pekerjaaan yang sia2 dan hanya membuang harta
• Persetujuan orang tua dalam masalah pernikahan itu tidak penting
• Pernikahan adalah suatu kedudukan yang suci menurut gererja, ikatan yang sacral, untuk itu muncullah UU bahwa: orang yang pernah menikah tidak diperkenankan mengadakan pernikahan yang kedua. Salah satu dari calon pengentin telah bernajar untuk membujang, bila salah satu calon pengantin tidak sengaja, bila ada tali kekerabatan maka perkawinan batal (4 generasi/ tidak boleh 1 buyut/ nenek/kakek)
• Hasil anak zina diayomi gereja dengan dijadikan budak.
• Para pendeta berpendapat: wanita adalah tempat kejelekan, sumber mala petaka, kesusahan yang disenangi, bahaya rumah tangga, sumber fitnah, membinasakan dan keburukan yang menipu.
• UU peradaban Masehi lebih begis: 1) suami boleh memukul , menghukum sekehanknya, 2)istri tidak boleh hadir dalam suatu persidangan, 3)tidak boleh turut dalam parlement, 4)pernikahan memberikan hak sepenuhnya pd suami untuk memanfaatkan apa yang dimiliki istri. 5) mewajibkan wanita untuk mengerjakan pekerjaan rumah sendirian, 6) upah wanita dalam melakukan pekerjaan tidak sama seperti upah laki2.
• Mengistimewakan laki2 tanpa syarat,

10. WANITA DALAM PERADABAN ARAB SEBELUM ISLAM
• Wanita mempunyai kedudukan setara dengan nilai2 masyarakat, apalagi bila derajatnya terhormat, banyak laki2 yang menisbahkan dirinya (jadi menganggap keturunan) kepada wanita tersebut.
• Anak2 wanita dikubur hidup2, namun hanya beberapa suku saja.
• Laki2 Arab membatasi diri dengan satu istri saja, namun ada juga yang punya 10 istri sepelum masuk Islam”Urwah mempertahankan 4 orang Istri saja ketika masuk Islam.
• UU Pernikahan pada masa Arab: 1)seorang laki2 melalmar kepada laki2 lain agar menikahkan anak gadisnya., 2) seorang laki2 berkata kepada istrinya, bila kamu suci dari haid, pergilah kepada seseorang, dan mintalah agar dia menggaulimu, , kemudian suaminya itu menjauhinya sampai istrinya hamil. Jika istrinya hamil, suaminya boleh mendekatinya selagi ia masih suka. Dilakukan karena ingin mempunyai anak, 3) Beberapa orang laki2 mendatangi seorang wanita, misalnya 10 orang laki2 itu mengauli wanita itu bergantian, bila wanita itu melahirkan lewat beberapa malam, maka wanita itu mendatangi sepuluh laki2 tadi, tak ada seorang pun mengelak hingga laki2 itu berkumpul dihadapan wanita itu. Wanita itu berkata” kalian tahu apa yang kalian perbuat terhadapku, sekarang saya telah melahirkan. Bayi ini adalah anakmu hai fulan, wanita itu menyebutkan siapa saja yang ia sukai agar menjadi ayah bagi sang bayi, laki2 yang disebut namanya tidak dapat mengelak sedikitpun. 4) sekelompok orang mendatangi wanita pelacur yang memasang bendera dirumahnya (bendera siapa yang menginginkan bersamanya) wanita itu tidak dapat mengelak para lelaku tersebut, jika hamil dan anaknya telah bisa berbicara, maka semua lelaki itu datang menemui wanita itu, dan menunggu hingga anak tersebut memilih siapa yang menjadi ayahnya, dan laki2 itu tidak dapat mengelaknya.
• Sebelum Islam bangsa Arab mengharamkan pernikahan dengan ibu kandung, anak2 wanita, bibi, anak wanita saudara laki dan saudara perempuan. Ada dua pernikahan yang dulu dilakukan namun sekarang telah diharamkan yaitu: menikahi istri ayah setelah ia wafat, menikahi dua wanita bersaudara secara bersamaan.
• Tradisi cerai sudah mashur dikalangan mereka, bahkan mencerai kemudian merujuknya kembali berkali2,
• Dulu bangsa Arab menahan mencegah para wanita kembali ke pangkuan suaminya/
• Ada wanita2 yang bernyanyi dan berdansa dirumah2 mereka, dan juga untuk memotivasi peperangan.

BAB II
WANITA DALAM PERADABAN MODERN

A. WANITA DALAM PERADABAN BARAT
Kaum dahriyun/ kaum ateis mengingkari Allah
Kaum madiyun/ kaum materialis: meyekini bahwa sesuaitu itu yang terindra saja
Kaum ibadiyun/ kaum hedonis: yang menghalalkan segala cara, tidak mempunyai etika.
Piahk Gereja tentu saja menentang semua faham tersebut, sehingga terjadi pergolakan, perseteruan.
Awal terjadinya pergolakan, geereja adalah dictator, pemaksa dan penindas kebebasan, tidak pernah mengakui penemuan baru. (seperti penemuan bahwa bumi lah yang mengelilingi matahari, gereja tetap bersikukuh bahwa matahari mengelilingi bumi).
Para pemikir mulai menjadikan buah fikirannya (filsafat), sebagai solusi.
Hasil lpemikiran barat itu antara lain: menafikan/mengingkari eksistensi Allah SWT. Mereka hanya beriman kepada yang bisa dijangkau oleh panca indra saja.
Bangs a Barat menjajah negri2 Muslim dengan menacapkan kekuatan militernya, politiknya, pemikirannya, dan peradabannya. Salah satu yang merusak adalah cara pengajarannya. Dengan beasiswa belajar ke BArat, dan menerapkannya dinegeri masing2, hingga menjadi fitnah/ perusak agama Islam.
Bangsa Barat sebenarnya telah merampas ilmu dari negara2 muslim, dan dengan ilmu itu mereka membangun.

1. POSISI WANITA DALAM PAHAM ILHADIYAH/ PAHAM SEMPALAN
Yaitu menyekutukan Allah SWT. Wanita telah menghambakan diri pada harta, jabatan popularitas. Sifat kemanusiaan nya hilang menjadi sifat kebinatangan

2. POSISI WANITA DALAM DAHRIYAH/ ATHEISME
Mengingkari sang Pencipta Allah SWT. Para wanita bebas melakukan seks, bahkan dilindungi oleh UU.
3. POSISI WANITA DALAM IBADIYAH/ HEDONISME
Seseorang berbuat segala sesuatu semaunya selama perbuatan itu memenuhi kebutuhan dirinya. Berbuat kefasikan dan dosa, jauh dari akhlak dan sifat mulita, etika dan nilai. Wanta tidak boleh ketinggalan dengan kaum pria, mewujudkan sikap hidup serba boleh, berbusana minim, minum2an, penyimpangan seks/ zina.

4. POSISI WANITA DALAM MADDIYAH/ MATERIALISME
Bahwa materi adalah segala2 nya. Masa bodoh dengan segala aspek yang menopang eksistensi m anusia yaitu rohnya.
Wanita dibarat dengan gaya hidup seperti ini, telah kehilangan sensifitas keibuan, kasih sayangnya kepada anak2, kehilangan rumah tangganya,

5. POSISI WANITA DALAM MASYARAKAT
Jika ia bekerja, maka ia bisa makan, jika tidak bekerja maka ia akan kelalparan. Jika tidak mampu bekerja, maka ia akan dikurung dirumah, kendati ia memiliki suami, anak laki2 dan perempuan. Tak seorangpun bisa menanggung nafkah untuk seorang wanita yang tidak mampu bekerja.

B. WANITA DALAM PERADABAN TIMUR
Maksudnya timur disini yaitu komunis: yaitu tidak mengakui dan tidak menghormati agama manapun. Orang2 islam dan Kristen dibantai di Uni Sovyet, hal ini terjadi tahun 1917 M Revolusi Komunis.
Wanita harus bekerja seperti kaum pria, memberikan hak aborsi (menghilangkan hak keibuan). Wanita boleh berzina, anak2 hasilzina di pelihara oleh Negara, Negara membebaskan ikatan keluarga.
Secara segi ekonomi, komunisme dilandasi oleh pemahaman bahwaw kepamilikan tanah dan berbagai sara produksi adalah milik Negara/ masyarakat.warga Negara tidak boleh mengutarakan keinginan atau membantah Negara, karena akan dianggap pemberontak (anjing partai)
Dasar prinsip komunisme: kejaliman, pembunuh etos persaingan dalam produksi, motonya;”Setiap orang bekerja sesuai dengan kekuatannya, dan setiap orang bekerja sesuai dengan kebutuhannya.
Segi politiknya berrsistem satu partai, ditangannyalah semua kekuasaan.
Komunis mengatakan, bahwa etika dan akhlak yang berasal dari Tuhan merupakan kebohongan belaka, “kita adalah orang yang keluar dari etika dan akhlak.
• Istri harus memberikan nafkah kepada suami dan anak2 nya.
• Ada hak aborsi untuk para istri.tidak ada keterpaksaan dan keterikatan atas kehamilan baik suami atau istri.
• Wanita adalah modal bagi keluarga, modal menurut komunis harus dihancurkan, jadi tidak ada ikatan nwanita bebas berhubungan seks dengan siapa saja yang ia sukai,
• Wanita harus bekerja keras seperti laki2 (persamaan)
• Melarang dan mengharamkan pembentukan keluarga setelah perceraian.
• Wanita/ lki2 boleh berzina.
Kedudukan wanita pada jaman komunisme yaitu menghancurkan ketentraman keluarga, persamaan antara zina dan pernikahan, zina lebih ringan resikonya ketimbang perkawinan.
Wanita pada masa ini lebih hina, rendah.

BAB III
KEDUDUKAN WANITA ANAK
HAK DAN KEWAJIBANNYA DALAM ISLAM

1. Hak terhadap Orang Tua
• Cinta dan kasih saying, Hadits Nabi:” Sesungguhnya orang yang tidak Menyayangi, tidak anak disayangi”, “
• Hak2 tidak mengistimewakan anak laki2 atas anak perempuan, hadits:”Barang siapa memiliki anak wanita kemudian ia tidak menyakitinya, menghinakannya dan tidak mengistimewakan anak laki2 atas anak perempuan, maka Allah akan memasukannya kedalam Surga”
• Hak mendapatkan pendidikan dan pembinaan
• Hak menghiasai diri dengan a khlak mulia” Pemberian yang paling baik adalah akhlak mulia”
• Hek memberi nafkah dengan tidak bakhil dan berlebih2 an:

2. Kewajiban anak terhadap Orang Tua
• Berbakti dan mentaati namun bukan kepada jalan kemusrikan. 17:23-24
• Berbuat baik kepada keduanya dalam setiap keadaan,
• Menghormati keduanya setiap waktu dan kesempatan
• Tidak membentak keduanya QS 17:
• Mendoakan dan menohon ampun untuk kedua ortu
• Mengutamakan ortu diatas kepentingan diri sendiri
• Berbuat baik kepada teman2
• Menyambung tali silaturahmi,
• Tidak melakukan tindakan durhaka. Dan kepada teman2 keduanya.

3. Hak wanita terhadap Kerabat
• Kerabat adalah selain ibu dan bapak yaitu kakek nenek, bibi, paman dll. Perlakuan baik
• Menghormati sesuai tingkat kekerabatan
• Silaturahmi, solidaritas
• Pengayoman, perhatian, cinta, saling tolong

4. Hak wanita terhadap masyarakat
• Mellindungi kaum wanita dari sikap berlebihan dalam memandang dirinya.(24:30)
• Saling menjauhkan diri dari kemungkaran
• Saling nasihat menasihati qs AL “ASR
• Menghormati perasaan umum yang berlaku dalam masyarakat (menjaga kata2 agar orang terhindar dari rasa malu).

5. Kewajiban wanita terhadap masyarakat
• Menundukan pandangan QS 24:31
• Tidak menampakkan perhiasannya QS 24:30
• Memakai khimar (penutup kepala)
• Menjaga agar tidak/ jangan sampai terdengar gemerincing gelang kaki ketika berjalan.
• Tidak melemahkan suara atau mendesah-desahkannya.QS33:32
• Hendaknya selalu tinggal dirumah lebih mementingkan diam diri dirumah ketimbang keluar,
• Wanita tidak boleh tabaruz (berlebihan) QS 24:60, 33:33
• Menjaga diri agar tidak menjadi pusat perhatian kaum laki2.
• Muslimah hendaknya menaati ortunya, saudaranya, kerabatnya selagi tidak bermaksiat kepada Allah.
• Wajib amar ma’ruf nahyi mungkar. QS 3:110

Berikut yang membolehkan wanita keluar rumah:
• Menuntut ilmu tanpa ikhtilat/ bercampur dengan laki2
• Pergi ke masjid (betul2 hendak ibadah)
• Keluar hendak mengajarkan agama
• Keluar untuk beraktifitas (bekerja), dokter, perawat dll.

BAB IV
KEDUDUKAN WANITA SEBAGAI ISTRI DAN IBU

1. Hak istri terhadap suami
• Hak menerima atau menolak pernikahan
• Menggauli dengan cara yang baik QS :19
• Sabar atas perilaku pasangan yang kurang baik QS 4:19
• Disediakan tempat tinggal , pakaian dan makanan sesuai dengan kemampuan suami QS 4:34
• Menjaga nisbah/ pertalian namanya kepada dirinya, tidak menisbahkan nama dirinya kepada suami.
• Menjaga harta yang dimiliki istri, harta pemberian suami atau harta warisan.
• QS 4:32

2. kewajiban istri terhadap suami
• menjaga kehormatan, harta, anak dan rumah
• QS 57:7, 18:46, 2:283,
• Menjaga amanah pernikahan dan konsekuensinya
• Menyenangkan penglihatan suami QS 7:189
• Bagi istri yang kaya, dan suaminya fakir, diwajibkan membantu suami

Hak Ibu terhadap anak QS 17:23-24
• Menyembah Allah
• Berbuat baik
• Memberi peringatan
• Larangan membentak dan berlaku kasar,n(perbuatan keji, dosa besar)
• Anak dituntut untuk bertutur kata yang baik, anak harus menghormati sepenuhnya
• Anak mendoakan kedua ibu bapak

Kewajiban ibu terhadap anak:
• Merawat anak, kketika mengandungn menjaga kesehhatan diri
• Merawat bayi dengan menyusui yang makan makanan yang halal
• Menjaga anak dengan baik, menidurkan, menjaga kebersihan, tidak mendatangkan aspek yang membuat stress.
• Berlakku adil terhadap anak2 nya
• Membiasakan anak untuk datang ke masjid
• Mempersiapkan anak untuk memasuki bangku sekolah/ menyenangkan jiwa mereka.
• Menjalin hubungan emosional anak secara tulus,dan percaya penuh, memperdengarkan cerita2 teladan.
• Jika anak hendak dewasa, ibu mengajarkan anak seputar rumah tangga.
• Menjelaskan perubahan fisik pada anak yang akan menginjak desawa.
• Membantu tentang pelajaran sekolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: