wayjeparanegriku

Just another WordPress.com site

PPL (Praktek Pengalaman Lapangan)

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Program Pengalaman Lapangan


Program Pengalaman Lapangan (PPL) lembaga pendidikan keguruan atau ilmu pendidikan. kegiatan PPL di STAI Siliwangi Bandung merupakan salah satu kegiatan Program Akademik yang wajib ditempuh. Program Pengalaman Lapangan ini mempunyai nilai yang sama dengan kedudukan mata kuliah lainnya pada setiap jurusan atau bidang studi.
Profesi guru merupakan pekerjaan yang mulia kalau dibandingkan dengan pekerjaan lainnya sebab melalui gurulah setiap orang mendapatkan ilmu pengetahuan, namun pekerjaan ini pun mempunyai beban yang cukup berat, sebab guru akan turut mempengaruhi perkembangan pengetahuan masyarakat seperti baik buruknya perilaku pelajar. Faktor guru sangat mempengaruhi dalam membentukannya walaupun bukan satu-satunya faktor penentu. Masih banyak faktor lainnya yang mempengaruhi seperti keluarga, lingkungan sekitar dan lain sebagainya.
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) adalah salah satu lembaga pendidikan yang mempersiapkan tenaga pendidikan atau pengajar. STAI senantiasa berusaha untuk meningkatkan mutu pendidikan agar setiap lulusannya memiliki profesionalisme dalam ilmu pendidikan agama Islam baik secara teori maupun praktek. STAI mengharapkan lulusannya memiliki pribadi yang baik sesuai dengan tujuan Pendidikan Nasional yaitu dengan meningkatkan kecerdasan dan keterampilan, memelihara budi pekerti, mempertebal semangat kebangsaan agar dapat menumbuhkan manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta dapat bersama-sama bertanggung jawab atas kelasngsungan hidup bangsanya.
Langkah-langkah yang diambil STAI dalam mencapai tujuan tersebut adalah mewajibkan kepada setiap mahasiswa untuk melakukan PPL. Melalui kegiatan ini diharapkan setiap mahasiswa dapat mengambil pelajaran dan hikmah positif dan menjadikannya sebagai bekal ilmu dan dapat menyampaikan ilmu pengetahuan dengan lebih baik lagi dan tercapainya suatu keberhasilan yang dapat dibanggakan.

B. Tujuan PPL
Setiap kegiatan pasti memiliki tujuan sebagai landasan dalam menjalankannya, demikian pula dengan Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang diselenggarakan STAI Siliwangi Bandung memiliki tujuan sebagai berikut:

a. mendapat pengalaman secara konggrit dan actual
b. supaya dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan.
c. Ssupaya mendapat bekal professional sebagai guru yang dapat diterapkan di sekolah.
d. Dapat memahami lingkungan pendidikan di SMK Mandiri bekasi.

C. Manfaat PPL
a. Belajar menguasai kelas yang berarti belajar menjadi pemimpin dalam masyarakat nantinya.
b. Dengan adanya kegiatan program PPL, mahasiswa berusaha menambah wawasan, banyak mencari dan membaca buku-buku agama yang berkaitan dengan materi pendidikan yang akan disampaikan.
c. Belajar bertanggung jawab baik dunia maupun akhirat. Didunia bertanggung jawab terhadap tugas-tugas dan peraturan-peraturan baik peraturan kampus STAI maupun peraturan tempat mahasiswa menimba pengalaman (SMK Mandiri).

D. Tahapan Pelaksanaan PPL
1. Pembekalan
Pembekalan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 21 Februari 2010 di kampus STAI Siliwangi Bandung, Jl. Baros Cimahi Bandung. Pembekalan dimulai pukul 09:30 sampai dengan 15:00 WIB
Pengarahan-pengarahan, bimbingan diberikan oleh Prof. Dr. Wina Sanjaya, M.Pd., Dra. Lisde Sulistyawati, M.Pd, Dra. H. Nani M. Sughandi. M.Pd, Prof. Dr. Syamsu Yusuf. LN., Drs. H. Ahmad Djuaeni, M.Pd.
Pengarahan yang disampaikan kepada mahasiswa pada pembekalan tersebut merupakan gambaran pengalaman praktik program pelaksanaan lapangan (PPL) pada tahun-tahun yang lalu, yang menjadi inspirasi, cermin sekaligus menentukan tindakan kehati-hatian atas kesalahan-kesalahan yang terjadi dimasa lampau.

2. Kegiatan Orientasi
a. Di Sekolah
Hal pertama yang dilakukan oleh semua anggota kelompok adalah merencanakan, mengumpulkan (menampung usulan-usulan mahasiswa tentang sekolah mana yang tepat untuk dijadikan tempat PPL), kemudian mencari dan mendatangi beberapa sekolah, kemudian menentukan SMK Mandiri sebagai lokasi PPL.
Selanjutnya mahasiswa mengadakan kunjungan ke sekolah SMK Mandiri diwakili oleh ketua kelompok, wakil ketua dan bagian humas yang semuanya diwakili oleh mahasiswa pria.
Pada kesempatan ini mahasiswa mempersiapkan segala sesuatu untuk menerima petunjuk-petunjuk dan pengarahan dari kepala sekolah/ kordinator Guru Pamong dan petugas lainnya.

b. Di Masyarakat
Mahasiswa mempersiapkan diri untuk menerima petunjuk dan informasi mengenai kegiatan kemasyarakatan yang secara institusional dilaksanakan oleh penilik pendidikan masyarakat.
Mahasiswa mempersiapkan diri untuk menerima tugas-tugas dalam rangka kegiatan kemasyarakatan dari pendidikan kemasyarakatan melalui guru pamong sesuai dengan kesempatan dan kondisi yang ada. Contoh pembukaan dan penutupan acara, .maulid nabi/ isro mi’roj, pengawas ujuan, kerjabakti kebersihan dll.

3. Kegiatan Observasi
b. Di Sekolah
Mahsiswa mengadakan pengamatan langsung dalam menggali informasi mengenai sekolah.
Mahasiswa juga memperoleh data tentang struktur organisasi sekolah, kurikulum (GBPP), administrasi kelas, kesiswaan, program BP, perpustakaan.

c. Di Masyarakat
Mahasiswa mengadakan pengamatan langsung untuk memperoleh data dan informasi kegiatan pendidikan masyarakat diaerah yang bersangkutan.
Mahasiswa mengadakan pengamatan langsung mengenai situasi dan kondisi daerah yang dijadikan objek kegiatan kemasyarakatan.

4. Kegiatan Adaptasi
a. Di Sekolah
Sejak awal kedatangan sampai berakhirnya kegiatan PPL, mahasiswa selalu dapat menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi sekolah/ daerah dan selalu menjalin hubungan yang baik dengan kepala sekolah, guru pamong, guru BP, Karyawan siswa dll.
Mahasiswa menyadari pentingnya tugas dan kewajiban yang dibebankan oleh koordinator dan guru pamong.

b. Di Masyarakat
Mahasiswa dapat menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi masyarakat setempat.
Dalam rangka kegiatan masyarakat, mahasiswa memperhatikan adat istiadat, tradisi dan kebudayaan pada umumnya yang terdapat di masyarakat.

E. Sistematika Laporan PPL
Sitematika penulisan ini terdiri dari empat bab yaitu:
BAB I Pendahuluan yang membahas tentang latar belakang, tujuan, tahapan-tahapan,dan sistematika penulisan
BAB II Kondisi objektif sekolah yang membahas tentang sejarah singkat sekolah, struktur organisasi sekolah, administrasi sekolah, kurikulum sekolah dan fasilitas sekolah.
BAB III Program Kegiatan Pengalaman Lapangan yang membahas tentang rencana kegiatan praktek lapangan beserta pelaksanaannya.
BAB IV Kesimpulan dan rekomendasi yang berisi hasil kesimpulan dari isi laporan dan rekomendasi-rekomendasi dari mahasiswa yang ditujukan oleh sekolah yang bersangkutan.

BAB II
KONDISI OBJEKTIF SMK MANDIRI

A. Sejarah Singkat Berdirinya Yayasan Mandiri
SMK Mandiri berdiri sejak tahun 2002, dibawah naungan lembaga yang bernama Yayasann Baitul Muttaqin, tepatnya diresmmikan oleh Bapak Walikota Bekasi H. Nonon Sonthanie pada tanggal 19 Oktober 2002 M/ 12 Sya’ban 1423 H. Yayasan Baitul Muttaqin sudah hamper lebih kurang 24 taun berdiri dan mengelola lembaga pendidikan.
Awalnya, sebelum SMK Mandiri berdiri, gedung ini dibangun untuk Mandrasah Ibtidaiyan MI dan Taman Kanak-kanak Islam (Raudhotul Athfal). Dalam perkembangan selanjutnya, terbentuk ide untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan lanjutan. Dulu pernah berdiri Sekolah Menengah Pertama (SMP) Baitul Muttaqin tapi kurang mampu untuk mengembangkannya, karena salah satu factor kendalanya adalah lulusan dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Baitul Muttaqin sendiri merasa bosan kalau tetap sekolah dilingkungan yang sama. Oleh sebab itulah maka SMP Baitul Muttaqin ditutup, dan lahirlah ide dari Bapak Afif Ridwan, Abus Aryo, Marwansyah untuk mengembangkan Sekolah Menengah Pejuruan (SMK) yang diberi nama Mandiri.Ide ini lahir karena melihat kondisi dan situasi dilingkungan kita khususnya dan wilayah kota bekasi serta Insonesia secara nasional pada umumnya yang memiliki visi dan misi yang mengarah kepada bagaimana mempersiapkan anak didik atau lulusan sekolah yang sudah siap pakai dengan segala keterampilannya. Kita dapat melihat untukwilayah kota Bekasi saya yang namanya perusahanann/ industri (PT) dan pertokoan serta swalayan sudah dapat dijumpai dimana saja ini sebuah peluang untuk mempersiapkan calon-calon tenaga kerja siap pakai dan mandiri, makanya kemudian dikembangkan SMK Mandiri. Ditambah awal berdirinya SMK ini seluruh keuangan sekolah ini ditabung di Bank Mandiri sampai saat ini.
SMK Mandiri ini memang pernah mengalami sebuah proses yang menyakitkan yaitu terjadinya referendum atau pemisah diri dari guru SmK Mandiri yang mengajak murid-muridnya untuk ikut keluar juga dari sini, tetapi setelah kita selidiki dan teliti serta amati dari latar belakang guru-guru yang memisahkan diri, mereka adalah mantan dari guru-guru SMK l Akhyar, SMK Al Falah, SMK Bina Karya Utama (BKU) dan SMK Bisnis Indonesia (BI), yang semuanya secara wilayah berdekatan dengan berada di Jakarta Timur dan pernah mengalami hal yang sama terjadi dengan SMK Mandiri. Mereka memisahkan diri atau keluar dengan cara mengajak siswa-siswi untuk keluar juga, dan cara itu selalu mereka gunakan ketika mereka mengajar disekolah yang baru mereka masuki.
Namun dalam perkembangan selanjutnya, SMK Mandiri Bekasi saat ini sudah cukup siap untuk bersaing dengan sekolah-sekolah lain dalam rangka mempersiapkan anak didiknya atau lulusannya dapat diterima dan bekerja di perusahaan-perusahaan atau Dunia Usaha/ Dunia Industri. Dari tekad dan semangat para dewan guru yang tetap mengajar di SMK Mandiri untuk terusmengembangkan menajemen dan kualitas sekolah in dqn puncaknya pada bulaln Desember 2005, SMK Mandiri meraih sukses terakreditasi A. (amat baik, dahulu kategorinya disamakan, kalau aktreditasi B (baik/ diakui) dan akreditasi C (kurang/ terdaftar). Itulah sekilas sejarah SMK Mandiri Bekasi yang mungkin dapat dipaparkan dan menjadi pegangan atau pedoman kita bersama, bahwa SMK mandiri memang pernah mengalami kenangan pahit, tapi bukan berarti peristiwa itu menjadikan kita patah semangat, namun jadikan peristiwa tersebut sebagai cambuk dan pengalaman yang berarti dalam hidup kita untuk terus mengembangkan diri, mawas diri, memperbaiki diri dan mengaktualisasikan terus SMK Mandiri ini menjadi sekolah unggulan.

B. Struktur Organisasi SMK Mandiri

Lihat bawah!

STRUKTUR ORGANISASI
SMKA MANDIRI BEKASI
TAHUN AJARAN 2009-2010

Bagan/ struktur/ garis koordinasi

C. Visi dan Misi SMK Mandiri KotaBekasi
a. Visi SMK Mandiri
“Mempersiapkan lulusan yang mandiri, berwawasan luas, memiliki keunggulan skkil untuk memasuuki dunia usaha dan industri, serta berprestasi dalam menghadapi era flobalisasi dan pasar bebas.
b. Misi SMK Mandiri
• Membekali siswa dengan keimanan dan ketaqwaan yang kokoh untuk membentuk perilaku dan budi pekerti mullia (akhlaqul karimah) dalam rangka mengemban tanggung jawab pembangunan.
• Membekali siswa untuk dapat hidup mandiri, memiliki keunggulan skill, dapat mengembangkan diri secara berkelanjutan dalam sektoe ekonomi dan pembangunan.
• Membina dan membimbing peserta didik dari statusbeban pengembangan menjadi asset pembangunan yang kreatif, produktif dan dinamis.
• Menghasilkan lulusan yang berkualitas, berprestasi dan mampu bersaing dalam menghadapi era globalisasi dan pasar bebas.
• Menghasilkan tenaga kerja yang professional untuk memenuhi tuntutan dunia usaha dan industri serta tuntutan pembangunan pada umumnya.

D. Lokasi dan Denah SMK Mandiri

Gambar denah

E. Personalia Guru dan Karyawan

Gambar bagan guru2, alamat

F. Kurikulum dan Administrasi
1. Kurikulum
Dalam melaksanakan urusan kurikulum tidakcukup dibebankan kepada wakil kepala bidang kurikulum, oleh karena itu perllu adanya pengorganisasian sehingga pelaksanaannya merupakan salah satu kesatuan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Pengorgannisasian yang dimaksud adalah setiap bagian dari kegiatan bidang kurikumum yang terorganisir, diantaranya adalah:
1. pelaksanaan system pembagian kerja disesuaikan dengan materi kurikulum 2009/2010 SMK Mandiri, pelaksanaannya adalah setiap sekolah muali dari kepala sekolah sampai kepada siswa.
2. Untuk pelaksanaan pembagian tugas dalam kelas satu atau kegiatan belajar mengajar dan wali kelas, coordinator oleh kepala sekolah dibantu oleh wakil bidang kurikulum, pegawai sekolah dan guru.
3. Selain pelajaran umum juga diajarkan, lebih ditekankan pada pelajaran Agama.
4. Kegiatan belajar mengajar diadakan oleh guru atas petunjuk kepala sekolah yang pengaturannya diserahkan kepada bidang kurikulum.
5. Untuk melaksanakan penilaian terhadap siswa dilaksanakan oleh guru atas petunjuk kepala sekolah.
6. Kegiatan ektra krikuler adalah kegiatan didalam dan diluar kelas. Dikordinasikan oleh wali kelas secara administrative dan diatur oleh urusan kurikulum dibantu kesiswaan.

2. Administrasi
a. Keadaan Guru,, Murid dan karyawan di SMK Mandiri;
1. Jumlah guru yang berada di SMK Mandri…….orang dan Karyawan TU 2 orang dan 1 Orang Pembina Pramuka.
2. Jumlah Murid SMK Mandiri:
Kelas I :……. Orang
Kelas II :……..orang
Kelas III : …….orang
Total / jumlah siswa siswi:……….orang.
3. Karyawan penjaga sekolah dan petugas kebersihan 2orang.
Dari jumlah personil yang ada mampu memenuhi kebutuhan SMK Mandiri sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Jumlah rombongan PPL di SMK Mandiri berjumlah 19 orang.
b.Perincian Tugas
sesuai dengan struktur organisasi yang ada di SMK Mandiri dapat diketahui sebagai berikut:
4. Adanya pemerataan pembagian tugas secara jelas dan relevan bagi semua karyawan dan guru dilingkungan SMK Mandiri.
5. Pembagian tugas yang disesuaikan dengan spesialisasi jenjang pendidikan yang dimiliki oleh guru.
6. Pembagian tugas untuk administrasi/ tata usaha dan bendahara SMK Mandiri.
7. Pembagian tugas untuk wakabid kurikulum dan wakubid kesiswaan.
8. Pembagian tugas ini telah disesuaikan dengan kemampuan, keterampilan dan kedisiplinan secara kreatifiras masing-masing karyawan..
c Bidang Pengelolaan
bidang pengelaan di SMK Mandiri meliputi bidan Pendidikan, keterampilan, administrasi, Prasarana, dan Sumber daya manusia.
Adapun bidang-bidang pengelolaan itu antara lain:
1. Program Umum Sekolah
Program yang memprioritaskan pada masalah pengajaran, namun juga tugas-tugas lain berupa hasil yang diperoleh setiap personel siswa lulusan SMK Mandiri setelah terjun di masyarakat yang merupakan endidikan pengkaderan untuk dijadikan para guru yang professional. Hal ini dihubungkan dengan pembaharuan peningkatan mutu SMK Mandiri yang bersifat umum.
Pada pelaksanaannya diharapkan adanya kesatuan bahasa, tindakan dan pengelolan oleh SMK Mandiri ya antara lain:
• Peningkatan pengembangan dan peningkatan kinerja dan daya kreasi personel.
• Pengadaan, penambahan, pemeliharaan sarana prasarana.
• Pembinaan dan peningkatan serta penyempurnaan ketatalaksanaan.
• Pengadaan, pengendallian data.
• Peningkatan prestasi kreatifitas dan aktifitas siswa.
• Perluasan hubungan kerjasama dengan lingkungan masyarakat.
• Pengarahan dan pemantapan pengwasan.
2. Pengelolaan kegiatan-kegiatan sekolah
a. Kegiatan Intrakurikuler
Kegiatan intrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan di SMK Mandiri dengan alokasi waktu yang telah diatur dalam Garis-Garis Besar Program Pengajaaran, yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan intruksional.
Berdasarkann GBPP, jadwal pelajaran untuk setiap jenjang pendidikan dalam setiap semester dan minggunya. Jadwal pelajaran merupakan lalndasan bagi siswa dalam proses KBM.
Langkah-langkah yang diambil oleh urusan kurikulum, sebagai berikut:
 Seetelah pembagian tugas mengajar urusan kurikulum memberi kelengkapan administrasi guru dalam rangka proses kegiatan belajar mengajar.
 Kelengkapan administrasi mengajar guru diberikan agar guru menyususn rencana persiapan mengajar. Kelengkapan yang harus dimiliki dan dikerjakan oleh guru dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran adalah:
– GBPP
– Program semester
– Program satuan pelajaran
– Rencana kegiatan kurikuler
– Daftar Absen siswa
– Agenda mengajar
– Daftar nilai
 Menyusun kelengkapan yang dapat memperlancar proses belajar mengajar: seperti jadwal pelajaran, jadwal piket.
 Proses kegiatan belajar mengajar di SMK Mandiri adalah setiap guru bidang studi menyampaikan bahan pelajaaran yang sesuai dengan kurikulum terhadap siswa yang menjadi objek dari roses KBM>
 Dalam Melaksanakan kegatan-kegiatan belajar mengajar di SMK Mandiri dilaksanakan disatu tempat atau lokasi.
b. Kegiatan Kurikuler
Kegiatan kurikuler adalah kegiatan di luar jam sekolah, maupun di dalam sekolah dengan tujuan memperluas pengetahuan siswa, mengenai hubungan berbagai jenis pengeetahuan, menyalurkan bakat dan minat serta upaya melengkapi pembinaan manusia seutuhnya. Diusahakan agar kurikulum dilaksanakan di SMK Mandiri:
 Kepala sekolah menyusun kegiatan kurikulum dibantu oleh wakil kepala bidang kurikulum/ keesiswaan yang mendapat data dari guru bidang studi dengan menyerahkan proposal rencana kegiatan kurikulum.
 Kepala sekolah menyusun kegiatan kurikulum secara umum dari seluruh pelajaran agar seluruh guru siwa bidang studi dapat mencapai tugas kurikuler.
 Wakabid kurikulum menyediakan administrasi tugas kegiatan kurikulum berupa format penilaian dan data tugas siswa.
 Pelaksanaan kegiatan kurikulum diserahkan kepada masing-masing guru bidang studi yang pelaporannya berupa kapling, makalah, LKS, karangan dan lain-lain.
 Pelaksanaan kurikulum diserahkan kepada masing-masing guru dan coordinator wali kelas.

c. Kegiatan Ekstra Kurikuler
Kegiatan ekstra kurikuler di SMK Mandiri bekasi adalah sebagai berikut:
– kepala sekolah sebagai penanggung jawab dari berbagai kegiatan ekstra kurikuler yang dibantu oleh urusan kesiswaan.
– Urusan kesiswaan menyusun program kerja kegiatan ekstra kurikuler yang pelaksanaannya tidak mengganggu inntra kurikuler.
– Kegiatan ekstra kurikuler yang sudah berjalan di SMK Mandiri adalah: Rohis, Paskibra, PMR, Arfah, Karate, Volli, Basket, Theather.
– Pelaksanaan penilaian adalah salah satu usaha untuk mengumpulkan berbagai informasi secara berkesinambungan dn menyuruh tentang proses dan hasil belajar mengajar. Tujuan penilaian diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan perilaku selanjutnya.
G. Bimbingan dan konseling
Dalam melaksanakan kegiatan sekolah, terdapat pula bahan yang mengurusi bimbingan untuk para siswa-siswi yang mengalami suatu masalah dlam belajar maupun pergaulan didalam sekolah, SMK Mandiri termasuk di dalamnya memberikan keluasan kepada setiap siswa/I untuk dapat berkomunikasi langsung kepada guru BP/BK yang emnjadi patner pribadinya. Tugas guru BP:
• Memberikan motivsi kepada setiap siswa dalam masalah belajar disekolah.
• Memberikan pengarahan tentang perilaku akhlaq disekolah
• Memberikan arahan kepada siswa untuk memilih jurusan akademik yang sesuai.
• Guru BP/BP menjadi fatner bagi siswa
• Memberikan hubungan antara siswa/I , orang tua dan wali kelas di sekolah.
• Memberikan hubungan antara siswa dan guru bidang studi dalam masalah penelitian.

H. Sarana dan Prasarana Sekolah
• gedung sekolah
• perpustakaan
• laboratorium computer
• laboratorium IPA
• masjid
• kantor
• toilet
• peralatan dan sarana olahrara
• alat peraga
• kantin

BAB III
MASALAH-MASALAH DALAM KBM

A. MASALAH UMUM
Masalah ekonomi
Masalah yang terjadi pada SMK Mandiri merupakan masalah yang cukup signifikan dibidang ekonomi. Yang dapat ditinjau dari adanya beberapa siswa yang terkadang mempunyai tunggakan keuangan disekolah dikarenakan banyak hal, diantaranya kondisi perekonomian keluarga, atau ada beberapa orang tua yang kurang pedulii terhadap pendidikan, ataupun bias dikarenakanada sebagian kecil siswa yang kurang menjaga amanah dari orang tua mengenai iuran s
Sebagian orang tua siswa dari SMK Mandiri mempunyai latar belakang ekonomi yang variatif, ada yang latar belkang eknominya menengah keatas ataupun sebaliknya, sehingga ada sebagian mereka bermasalah dengan biaya administrasi sekolah, pendidikan mereka menjadi terhambat, dan kegiatan belajar mereka sedikit terganggau.
Pemecahan Masalah:
Mengadakan pendataan siswa-siswi tertentu yang kurang mampu atau bermasalah dalam hal eknomi keluarganya , atau siswa-siswi yang berprestasi ataupun siswa –siswi yang bermasalah dalam kesehariannya. Kemuadian mengadakan subsidii silang atau penyediaan dan bantuan dari donator spontanitas untuk bea siswa bagi siswa yang kurang mampu dan berprestasi. Dan memberi teguran langsung terhadap siswa-siswi tau orang tua yang kurang perduli terhadap kondisi sekolah dan perekonomiannya.

B. MASALAH-MASALAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN SEKOLAH
1. Tenaga kependidikan
pada pelaksanaan kependidikan selalu dihadapkan dengan berbagai hambatan dan kendala namun tetap dapat menjaga, memperbaiki dan tidak mempengaruhi kemajuan dan keberhasilan sekolah sebagai penunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar (KBM).. salah satunya hambatan tersebut adalah berkaitan dengan tenaga kependidikan. Terkadang ada tenaga pendidik yang kurang menguasai bidang atau tidak memiliki latar belakang pendidikan yng kurang sesuai dengan tugasnya sebagai tenaga pendidik, sehingga dapat mempengaruhi perkembangan siswa dan efektifitas kegiatan belajar mengajar. Atau apabila pelajaran kosong dikala tenaga pendidik berhalangan hadir atau terlambat, guru piket kurang menguasai pelajaran sehingga waktu pembelajaran kurang efektif, yang memberi peluang siswa untuk melakukan hal lain di didalam kegiatan belajar mengajar.
Pemecahan masalah:
Mengadakan pelatihan-pelaltihan yang bertujuan memperbaiki mutu tenaga pendidik. Seefektf mungkin watu yang dipergunakan untuk KBM dijalankan dengan sebaik-baiknya dan jadwal guru piket perlu ditingkatkan kembali dan adanya konfirmasi yang baik antara guru piket dan tenaga pendidik yang berhalangan hadir atau terlambat, agar guru piket dapat mempergunakan waktu dan mengelola siswa dengan baik. Dan perlu adanya penanganan khususs pada bidang kurikulum untuk lebih mengatur dan memperbaiki kedisiplinan siswa.

2. Kesiswaan
siswa yang dirinya masih terasa kurang ditangani atau diperhatikan permasalahannya dalam belajar, kurang kedisiplinann siswa terhadap tata tertib sekolah, seperti contohnya adalah keluar kelas ketika jam pelajaran berganti atau terlambat.
Pemecahan masalah:
b. memberikan pengarahan di dalam kelas atau pemberian peringatan oleh BP terhadap siswa yang kurang disiplin.
c. Melakukan pendekatan secara khusus yang bersifat pribadi dan terbuka. Guru dharapkan tidak menerapkan hukuman yang keras (hukuman fisik) yang bersifat menyakiti sehingga dapat mempengaruhi rasa kebanggaan diri dan kepercayaan diri pada siswa.
3. fasilitas
fasilitas belajar memang sudah cukup terpenuhi walau mungkin masihbanyak perlu perbaikan seiring kebutuhan siswa dan sekolah.
Pemecahannya:
Menganggarkan darii setiap iuran untuk perbaikan sekolah, dan pembangunan sarana lainnya yang dibutuhkan.

4. Bidang bimbingan konseling
Belum adanya tenaga ahli yang memegang khusus bidang bimbingan konseling atau bimbingan penyuluhan yang sangat memahami kondisi dan kebutuhan siswa.
Pemecahannya:
Mengadakan kerjasama dengan instansi lain yang berkompeten dalam membantu pemecahan masalah tersebut diatas

5. Wali kelas
1. adanya pandangan dan sikap dari beberapa siswa yang kurang antusias terhadap beberapa mata pelajaran.
2. prestasi beberapa siswa yang masih kurang.
3. kurangnya koordinasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa.
Pemecahan masalah:
1. memberikan pandangan dan pengertian khusus kepada siswa tentang pentingnya pendidikan pada masa sekarang dan masa yang akan datang.
2. memberikan motivasi siswa agar lebih giat dalam menuntut ilmu, dan meningkatkan kerjasama yang baik dengan orang tua siswa.

6. Tata usaha
Adanya beberapa siswa yang menunggak pembayaran atau kurang peduli dengan administrasi sekolah.
Pemecahannya:
Memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada siswa, dan koordinasikan selalu kepada orang tua siwsa bagi yang kurang mampu atau kurang peduli dengan masalah administrasi sekolah.

7. Perpustakaan
1. belum lengkapnya buku-buku yang dimiliki perpustakaan.
2. keterbatasan waktu dan dana untuk menambah kuantitas buku
pemecahan masalah:
1. mengajukkan bantuan kepada DEPDIKNAS atau DEPAG dalam mengadakan buku untuk perpustakaan sekolah.
2. diadakannya penyuluhan tentang wawasan tentang perpustakaan.
3. pihak sekolah bekerjasama dengan orang tuua siswa dalam hal pengadaan buku untuk perpustakaan.

C. MASALAH-MASALAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIKAN
Masalah-masalah pendidikan yang berhubungan dengan kegiatan praktek mahasiswa PPL di SMK Mandiri sebagai berikut:
1. Penyusunan satuan pelajaran
Menyusun satuan pelajaran merupakan suatu kewajiban bagi setiap guru atau pengajar yang akan memasuki kelas dan mempersiapkan bahan apa yang akan diajarkan oleh siswa. Karena tugas guru adalah mentransfer ilmu pengetahuan yang dimilikinya kepada siswa sebagai objek penyampaian ilmu pengetahuan tersebut.
SMK mandiri telah mekakai system pembelajaran KTSP, dengan langsung memakai silabus dan system penilaian.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
• Konpetensi dasar
• Materi pokok dan uraian materi pokok.
• Pengalaman belajar
• Indikator
• Penilaian (tagihan, intrumen, contoh instrument)
• Alokasi waktu
• Sumber bahan/ alat.

2. Kondisi penampilan
Penampilaln adalah merupakan salah satu syarat seseorang guru dalam menyampaikkan pembelajjarannya kepada siswa, karena guru adalah teladan yang dapat ditiru oleh siswa. Tatkala ia masuk kedalam ruang kelas kebersahajaan guru merupakan modal citra terbaik bagi muridnya terlebih jika seseorang guru itu bersifat bijaksana.
Mahasiswa yang melaksanakan PPL, mempunyai tugas menjadi seorang guru, maka diharapkan berpenampilan dan berperilaku sesuai dengan Profesi seorang guru yang baik.

BAB IV
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Setelah penulis melaksanakan PPL di SMK Mandiri Kota Bekasi, akhirnya penulis dengan rasa suka cita bias menarik kesimpulan dan saran-saran dengan harapan akan dapat membantu proses peningkatan mutu pendidikan bagi diri sendiri maupun bagi sekolah yang menjadi tempat PPL.
A. Kesimpulan
• Praktek Pengalaman Lapangan PPL merupakan salah satu syarat wajib yang harus dilaksanakan mahasiswa dalam upaya mencapai dan mendapatkan nlai akademik dengan harapan suatu saat dapat dipergunakan oleh mahasiswa dalam melaksanakan profesinya di dunia pendidikan, sekaligur realisasi keilmuan yang diperoleh dari perkuliahan.
• Pada waktu melaksanakan praktek PPL, mahasiswa selaku calon guru dilatuh secara langsung dalam upaya mentransfer iilmu kepada siswa.
• Orientasi dan observasi merupakan langkah awal dalam melaksanakan tugas praktek, dilanjutkan dengan proses pelaksanaan dan evaluasi.
• Sarana dan prasarana serta SDM yang dimiliki oleh SMK Mandiri dirasakan telah cukup memadai.

B. Saran
• Perlu dilakukan pemberian dan pelatihan secara intensif tentang ekstrakurikuler Rohis bagi seluruh siswa.
• darid ata dilapangan menunjukan pengajar di SMK Mandiri banyak pengajarnya dari lulusan perguruan tinggi/ S1 sebanyak 99% ini menunjukan bahwa kualitas dan kuantitas guru sudah dapat mempunyai pengalaman mmanajerial sebagai seorang guru.
• guna meningkatkan kualitas praktek keguruan sangat diharapkan peran aktif para mahasiswa PPL dan Dosen pembimbing untuk sering malakukan evaluasi terhadap hasil yang diperoleh para mahasiswa selama melaksanakan PPL sehingga segala permasalahan yang timbul ketika praktek dapat segera terselesaikan.
• komisi antara guru pamong dan dosen pembimbing dan para mahasiswa PPL lebih ditingkatkan agar ercapai tujuan yang diharapkan.
• prses pembuatan satuan pelajaran yang diberikan ditempat kulian hendaknya disesuaikan dengan proses yang dilaksanakan dlapangan.

C. Kesan-kesan
Selama penulis dan rekan-rekan mahasiswa PPL melaksanakan praktek di SMK Mandiri banyak memperoleh pengalaman yang baru dan kelak dijadikaan bahan perbaikan dalam menyempurnakan kekurangan yang masih dimiliki oleh para mahasiswa, sekaligus sebagai ajang kreatifitas mahasiswa itu sendiri, adapun kesannya adalah:
o penerimaan dan pelayanan yang telah diberikan oleh sekolah SMK Mandiri kepada kami mahasiswa PPL sangat memuaskan, sehingga kami tidak mengalami kesulitan yang berarti dalam melaksanakan praktek mengajar.
o Telah terjadi hubungan yang harmonis dan kekelurgaan yangn kami rasakan antara mahasiswa PPL dengan guru, karyaywan dan pimpinan/ kepala sekolah setempat.
o Adanya kedisiplinan yang tinggi dan tata tertib yang baik sehingga memunkinkan hubungan antara personel lebih bersifat kekeluargaan.

DATA GURU DAN PEGAWAI SMK MANDIRI

no Nama nip l/p ttl Masa kerja jabatan Pendidikan Mengajar mata pelajaran alamat ket
jurusan tahun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26

PEMBAGIAN TUGAS MENGAJAR
DI SMK MANDIRI
SESUAI BIDANG STUDI DAN KELAS

NO NAMA NIMKO
BIDANG
STUDI KELAS GURU PAMONG
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
Abdul Fatah
Adib Mustofa
Atikah Rachmi
Bambang Sobari
Diana Patmasari
Fahrurrozi
Julfatul Munawaroh
Musfiah
Nuriah Alayatina
Rosyidah
Saidah
Siti Rohani
Sulistari
Ujang Muharrom
Umi Salamah
Yayan Supiyandi
Yuhana
Yuli Yatiningsih Yulisna

06.011.0113
06.011.0092
06.031.0007
06.011.0116
06.011.0139
06.011.0096
06.011.0200
06.031.0006
06.031.0014
06.011.0133
06.011.0211
06.011.0109
06.031.0010
06.011.0136
06.011.0259
06.011.0113
06.011.0138
06.031.0012
06.031.0011 PAI
PAI
TADRIS
PAI
PAI
PAI
PAI
TADRIS
TADRIS
PAI
PAI
PAI
TADRIS
PAI
PAI
PAI
PAI
TADRIS
TADRIS
AK I
MP II
PJK II SITI HAJAR

DAFTAR HADIR KELOMPOK PPL SMK MANDIRI KOTA BEKASI TH. 2009/2010
MASA 19 APRIL-30 MEI 2010
No Nimko Nama Sen Sel Rab Kam Jum Sab Mi ng Sen Sel Rab Kam Jum Sab Mi
ng Sen Sel Rab Kam Jum Sab Mi ng
2/4
1 06.011.0113 Abdul Fatah
2 06.011.0092 Adib Mustofa
3 06.031.0007 Atikah Rachmi
4 06.011.0116 Bambang Sobari
5 06.011.0139 Diana Patmasari
6 06.011.0096 Fahrurrozi
7 06.011.0200 Julfatul Munawaroh
8 06.031.0006 Musfiah
9 06.031.0014 Nuriah Alayatina
10 06.011.0133 Rosyidah
11 06.011.0211 Saidah
12 06.011.0109
Siti Rohani
13 06.031.0010 Sulistari
14 06.011.0136 Ujang Muharrom
15 06.011.0259 Umi Salamah
16 06.011.0113 Yayan Supiyandi
17 06.011.0138 Yuhana
18 06.031.0012 Yuli Yatiningsih
19 06.031.0011 Yulisna

DAFTAR HADIR KELOMPOK PPL SMK MANDIRI KOTA BEKASI TH. 2009/2010
MASA 19 APRIL-30 MEI 2010
No Nimko Nama Sen Sel Rab Kam Jum Sab Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab

1 06.011.0113 Abdul Fatah
2 06.011.0092 Adib Mustofa
3 06.031.0007 Atikah Rachmi
4 06.011.0116 Bambang Sobari
5 06.011.0139 Diana Patmasari
6 06.011.0096 Fahrurrozi
7 06.011.0200 Julfatul Munawaroh
8 06.031.0006 Musfiah
9 06.031.0014 Nuriah Alayatina
10 06.011.0133 Rosyidah
11 06.011.0211 Saidah
12 06.011.0109
Siti Rohani
13 06.031.0010 Sulistari
14 06.011.0136 Ujang Muharrom
15 06.011.0259 Umi Salamah
16 06.011.0113 Yayan Supiyandi
17 06.011.0138 Yuhana
18 06.031.0012 Yuli Yatiningsih
19 06.031.0011 Yulisna

12 RPP

DAFTAR NAMA PESERTA PPL
MAHASISWA STAI SILIWANGI BANDUNG RUMBEL BEKASI
KELOMPOK II
DI SMK MANDIRI- BEKASI

NO NAMA NIMKO JURUSAN KETERANGAN
(NO TELP)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19.
Abdul Fatah
Adib Mustofa
Atikah Rachmi
Bambang Sobari
Diana Patmasari
Fahrurrozi
Julfatul Munawaroh
Musfiah
Nuriah Alayatina
Rosyidah
Saidah
Siti Rohani
Sulistari
Ujang Muharrom
Umi Salamah
Yayan Supiyandi
Yuhana
Yuli Yatiningsih Yulisna

06.011.0113
06.011.0092
06.031.0007
06.011.0116
06.011.0139
06.011.0096
06.011.0200
06.031.0006
06.031.0014
06.011.0133
06.011.0211
06.011.0109
06.031.0010
06.011.0136
06.011.0259
06.011.0113
06.011.0138
06.031.0012
06.031.0011 PAI
PAI
TADRIS
PAI
PAI
PAI
PAI
TADRIS
TADRIS
PAI
PAI
PAI
TADRIS
PAI
PAI
PAI
PAI
TADRIS
TADRIS
02191030489 / 02188985301
081319621383
081585241815
02191913643
02191405726
02192394686
085710146953
081514355706
02197769228
085715151637
02196218280
02191211984 / 08128352065
081280313537
087880374024
02197000209
02168902742
08561984032
08151845348
081513340150

YAYASAN SMK MANDIRI

Kelas Akuntasi 1
no No induk Nama siswa L/p agama keterangan

JADWAL PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)
MAHASISWA STAI SILIWANGI BANDUNG RUMBEL BEKASI
KELOMPOK II
DI SMK MANDIRI BEKASI

HARI JAM KE MINGGU KE I
WAKTU KELAS PESERTA PPL KETERANGAN
SENIN 1
2
3
4
5
6
7
SELASA 1
2
3
4
5
6
RABU 1
2
3
4
5
6
7
KAMIS 1
2
3
4
5
6
7
JUMAT 1
2
3
4
5
6
7
SABTU 1
2
3
4
5
6
7

Bekasi, April 2010
Mengetahui: Guru Pamong ketua PPL
Kepala sekolah

…………………. ……………….. Yayan Supiyandi

DAFTAR KEHADIRAN PESERTA PPL
MAHASISWA STAI SILIWANGI BANDUNG
RUMBEL BEKASI
PADA SMK MANDIRI BEKASI
NN] NAMA BULAN APRIL 2010 MINGGU KE-II KET
TGL PARAF TGL PARAF TGL PARAF TGL PARAF

Mengetahui:
Kepala Sekolah Guru Pamong Ketua PPL

……………… ……………….. Yayan Supiyandi

DAFTAR KEHADIRAN PESERTA PPL
MAHASISWA STAI SILIWANGI BANDUNG
RUMBEL BEKASI
PADA SMK MANDIRI BEKASI
NN] NAMA BULAN APRIL 2010 MINGGU KE-2 KET
TGL PARAF TGL PARAF TGL PARAF TGL PARAF

Mengetahui:
Kepala Sekolah Guru Pamong Ketua PPL

……………… ……………….. Yayan Supiyandi

DAFTAR KEHADIRAN PESERTA PPL
MAHASISWA STAI SILIWANGI BANDUNG
RUMBEL BEKASI
PADA SMK MANDIRI BEKASI
NN]N NAMA BULAN APRIL 2010 MINGGU KE-2 KET
TGL PARAF TGL PARAF TGL PARAF TGL PARAF

Mengetahui:
Kepala Sekolah Guru Pamong Ketua PPL

……………… ……………….. Yayan Supiyandi

DAFTAR KEHADIRAN PESERTA PPL
MAHASISWA STAI SILIWANGI BANDUNG
RUMBEL BEKASI
PADA SMK MANDIRI BEKASI
NN] NAMA& NIMKO BULAN APRIL 2010 MINGGU KE-2 KET
TGL PARAF TGL PARAF TGL PARAF TGL PARAF

Mengetahui:
Kepala Sekolah Guru Pamong Ketua PPL

……………… ……………….. Yayan Supiyandi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SATUAN PENDIDIKAN : SMK MANDIRI
MATA PELAJARAN : AGAMA ISLAM
KELAS/ SEMESTER : XI/ 2
TOPIK/ TEMA :AYAT-AYAT AL QUR’AN TENTANG MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP
ALOKASI WAKTU : 4X37 MENIT (2X PERTEMUAN)

A. Standar Kompetensi : Memahami ayat-ayat Al Qur’an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup.
B. Kompetensi Dasar :
• Membaca Qs Ar Rum:41-42, Al A’Raf: 56-58, dan Sad:27
• Menjelaskan arti dari ayat-ayat Qs Ar Rum:41-42, Al A’Raf: 56-58, dan Sad:27.
• Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam Qs Ar Rum:41-42, Al A’Raf: 56-58, dan Sad:27.

C. Pendekatan :
Pengamalan, pembinaan dan pembiasaan, rasional, emosional dan fungsional

D. Indikator
• Mengemukakan fenomena alam yang terjadi saat ini/ terutama kerusakan lingkungan.
• Menjelaskan penyebab-penyebab terjadinya bencana alam.
• Mengemukakan dalil Al Qur’an yang berkaitan dengan menjaga kelestarian lingkungan hidup.
• Menjelaskan isi kandungan ayat-ayat tentang menjaga kelestarian lingkungan hidup.
• Menerapkan sikap dan perilaku bersih

F. Materi Pembelajaran
Ayat-ayat Al Qur’an tentang menjaga kelestarian lingkungan hidup.

G. Metode Pembelajaran
Ceramah, demonstrasi, latihan/drill (membaca Al Qur’an), tanya jawab, diskusi, pemahaman (kaifiyatun nafs), penugasan (mencari artikeldi majalah, koran, internet).

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke-I
Kegiatan awal – Menawali pelajaran dengan memberi salam dan berdoa
– Menugaskan membaca ayat Alqur’an kepada anak yang dianggap pandai dan bersuara keras dalam membaca ayat.
– Menanyakan hukum tajwid dalam ayat yang dibaca, kepada siswa dengan sistem tanya jawab.
Kegiatan inti – Menjelaskan terjemah ayat perkata/ mufradat
– Menyuruh anak mencari gambar/ artikel yang menyangkut tentang kerusakan lingkungan/ menyimak berita dsb untuk didiskusikan pada pertemuan berikutnya.
– Memberi tugas individu mencari artikel tentang kerusakan bumi.
Kegiatan akhir – Membuat kesimpulan atas pelajaran yang telah disampaikan
– Menyelesaikan sebagian soal latihan
– Mengakhiri pelajaran dengan membaca hamdalah dan memberi salam

Pertemuan ke-II
Kegiatan awal – Mengawali pelajaran dengan salam dan bedoa
– Membaca surat-surat pendek
– Mengingatkan pelajaran dengan mengajukan pertanyaan/ menghubungakan bahan ajar pada pertemuan pertama dan kedua.
Kegiatan inti – Menanyakan artikel yang diperoleh siswa, menganalisis dan membahas/ menganalisis.
– Melatih siswa hidup bersih misalnya, siswa disuruh keluar kelas berbaris dari ujung kanan sampai ujung kiri, suruh bergerak maju sambil memungut sampah serta dimasukan kedalam tempat sampah!.
– Mengadakan tanya jawab tentang penyebab-penyebab kerusakan dibumi.
Kegiatan akhir – Mengadakan tanya jawab tentang fungsi dan tugas manusia dibumi menurut Al Qur’an.
– Menyelesaikan soal.
– Membuat ringkasan/ bagan tentang materi yang dibahas.
– Mengakhiri pelajaran dengan doa dan salam

I. Sumber Belajar
Buku Paket, buku tajwid.
J. Penilaian
 Skor Tugas kelompok (diskusi atau tanya jawab)
 Tes tertulis/ lisan

DAFTAR NILAI PESERTA PPL
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM SILIWANGI
BANDUNG

DI SMK MANDIRI-BEKASI

NIMKO NAMA
PESERTA PPL NILAI KETERANGAN
A H
ABDUL FATAH 3.2 B

NAMA :___________________________________
NIMKO :___________________________________
KELAS :___________________________________
No Aspek yang dinilai Tanggal KET
kelas
1. Kemampuan membuka pelajaran 3,6 (A)
2. Sikap guru dalam proses pembelajaran
3. Penguasaan bahan belajar
4. Proses pembelajaran.
5. Kemampuan menggunakan media
6. Evaluasi
7. Kemampuan menutup pelajaran
Nilai penampilan (jumlah/ zigma nilai aspek dibagi 7 point
Paraf guru pembimbing

Rata-rata nilai penampilan (jumlah nilai penampilan)
Jumlah penampilan

Mengetahui:
Dosen pembimbing Guru Pamong

DRS.H. SLAMET RIDHO, M.Pd ………………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: